Diving di Candidasa

Posted on

Candidasa sungguh tempat yang luar biasa untuk melakukan scuba diving di Bali terutama di sekitar empat pulau kecil Gili Tepekong, Gili Biaha, Gili Mimpang and Gili Selang. Dengan visibility yang baik namun sedikit dingin banyak kehidupan laut yang bisa ditemui terutama hiu, whitetip, blacktip reef shark, wobbegong shark, cat shark dan bahkan hammerhead. Tidak hanya itu coral yang indah dan sehat serta mola mola juga bisa ditemui disini pada bulan Agustus – Oktober.

Tapi hati-hati! dive site ini khusus buat mereka yang sudah berpengalaman, minimal 10 kali diving. Lokasi yang terletak di selat Lombok ini memiliki arus yang mudah berubah, diver dengan mudah bisa terseret ketengah laut oleh arus bawah. Selalu perhatikan prosedur dan waspada dengan perubahan arus.

Gili Selang sisi Utara
Termasuk site diving baru dan masih terus diexplorasi untuk deep dive dan drift dive di Bali. Di sisi utara sering ditemui terutama hiu-hiu besar, grey reef shark dan kadang hammerhead, whitetip shark, mackerel, bumphead parrotfish, moray eel, dogtooth tuna, jack dan masih banyak lagi.

Tidak disarankan untuk pemula sebab arus kadang cepat berubah dan dapat menyeret penyelam ke tengah laut dalam.

Gili Selang sisi Selatan
Sedikit agak jauh dari pulau, channel yang tidak terlau besar ini sering disebut Waterloo, cocok buat pemula dan penggemar macro. Coral yang hampir tak pernah tersentuh sangat indah mempesona berpadu dengan arus yang pelan bersahabat dan kehidupan laut yang bisa ditemui hampir sama dengan Gili Selang sisi Utara.

Gili Tepekong – Canyon
Mirip dengan Gili Selang sisi Utara, Canyon menawarkan drift dive dan bukan untuk pemula. Site diving Bali ini memiliki terumbu karang yang tersusun menyerupai amphitheatre dengan berbagai ikan-ikan besar, whitetip reef sharks, large pelagic fishes, batfish, grouper, bumphead parrotfish, napoleon wrasse, snappers, sweet lip, whitetip shark, mola-mola atau sunfish pada musimnya. Selalu wasdapa akan arus yang tiba-tiba berubah dan dapat meyeret penyelam ke laut dalam.

Gili Tepekong – Plateau
Site diving ini special buat diver dengan cave dive certification. Termasuk salah satu situs penyelaman di Bali yang sangat indah dengan coral dan goa yang dihuni oleh bayi-bayi hiu. Para penyelam biasanya menyisir coral dan berakhir di tebing yangg dalam dan luar biasa indah. Mengingat arus yang mudah berubah, tempat teraman adalah berada dibagian yang dangkal agar tidak terbawa arus ke bawah tebing terutama saat bulan penuh.

Gili Biaha
Terdapat dua spot diving di Gili Biaha Bali, Shark cave dan Biaha Slope di sekeliling pulau. Jika arus sedang bagus, kedua spot ini bisa dijelahi dalam sekali penyelaman. Di dalam Shark cave dapat ditemui lobsters, lion fishes, hiu-hiu terutama whitetip reef shark yang dapat didekati. Mengingat spot diving ini adalah goa, diver wajib memiliki cave dive certification dan menghindari memasuki goa jika arus sedang tidak bersahabat.

Gili Mimpang
Atau sering di sebut Batu Tiga adalah serangkaian 3 batu besar dan diikuti oleh 6 batu yang lebih kecil. Tempat terbaik untuk melihat Hiu di Bali terutama whitetip reef sharks, wobbegong shark, coral cat shark, termasuk mola mola dan kadang ikan-ikan besar seperti tuna juga sering terlihat. Aman untuk penyelam pemula, namun disarankan untuk yang berpengalaman karena kebanyakan hiu ditemui di kedalaman 25 meter. Kadang diperlukan drift dive dan tetap waspada dengan arus yang kadang kuat.

[photo dikumpulkan dari berbagai sumber di internet dan diletakkan secara acak]

Tentang penulis, Angga

seorang multitalent dalam pembuatan website. Ia memulai karir digitalnya menggunakan PHP dan ahli dalam HTML, CSS, JavaScript dan MySQL. Dia berasal dari latar belakang agensi yang kuat dan suka menghabiskan waktu luang bersepeda dan menulis.