Diving di Padang Bai

Posted on

Padang Bai memiliki banyak tempat scuba diving yang bervariasi dengan air yang jernih, hard dan soft coral yang luar biasa, serta wall yang menawan. Beberapa diving site yang wajib diselami antar lain Blue Lagoon, Tanjung Bungsil, Jepun, Padang Bay Channel, dan Jetty.

Blue Lagoon
Dengan kedalaman bervariasi dari 10 – 18 meter, tersusun dari bebatauan karang yang ditutupi soft coral, table coral, dome coral, beragam hydroids, dan trumbu karang yang berwarna warni. Site diving ini terbentang dari tanjung Silayukti, tanjung sebelah kanan teluk Blue Lagoon hingga Turtle’s Neck, tanjung sebelah kiri.

Teluk Blue Lagoon sendiri lebih banyak dipenuhi oleh rumput laut sehingga mudah menuju tempat penyelaman dengan perahu nelayan hanya dalam 6 menit. Ombak dan arus kadang dengan kuat menghempaskan penyelam kearah teluk yang lebih dangkal dan mudah menyebabkan disorientasi.

Dengan suhu mencapai 18 oC Blue Lagoon di huni oleh berbagai hewan antara lain Black frogfishes, Leaf scorpion fishes, Crocodile fishes, cleaning Shrimps, dan berbagai ikan yang jarang di jumpai di tempat lain.

Tanjung Bungsil
Tanjung di sebelah selatan pelabuhan Padang Bay, site diving dibalik tanjung ini menawarkan lereng berbatu sedalam 20 meter yang dihiasi soft coral berwarna warni yang kaya dengan kehidupan laut. Dengan suhu yang relatif hangat diatas 25 oC, waktu terbaik melakukan penyelaman adalah saat arus mengarah ke teluk atau saat pasang surut.

Situs diving ini sering dilalui oleh kapl ferry dan harus diperhatikan dengan baik ketika akan keluar dari air. Sangat sulit menebak dari mana datangnya kapl ferry saat akan surface, lebih baik untuk menunda naik jika suaranya terdengar.

Jepun
Site diving ini terletak tepat di depan sebuah pura yang berada di atas tebing batu, pura Jepun. Dimulai dari kedalaman 2-3 meter di pinggir tebing, terumbu karang tersebar luas di lereng dasar pantai yang mengarah ke laut dalam. Anemones, beragam warna Crinoids, Chevron Barracuda, Pencil thin-keeled Needlefish dapat ditemui selama melakukan scuba diving disini. Suhu berkisar 24 oC dan sering terjadi thermocline dan visibility yang butuk bila sedang omabak besar.

Padang Bay Channel
Terbentang dari dekat dermaga ferry hingga tanjung Silayukti, site diving ini menawarkan bommies, soft corals, hard corals berwarna warni, beragam crinoids ikan trumbu karang tropikal. Penyu kadang terlihat di dekat dasar lereng yang curam hingga kedalaman 30 meter.

Menikmati keindahan bawah laut yang lebih banyak terdapat disekitar tanjung Silayukti dengan suhu sekitar 26 oC ini memerlukan kewaspadaan lebih. Arus sering berubah arah mengarah ke tengah laut. Tempat terbaik untuk keluar adalah melalui tanjung Silayukti yang dangkal.

Jetty
Pilar dermaga Tanah Ampo yang ditutupi soft coral berwarna warni menjadi surga ikan juvenile fish yang jumlahnya ribuan, saking banyaknya penyelam harus melambaikan tangan agar dapat melihat satu dua meter ke depan. Selain itu juga banyak dijumpai frog fish, hairy frog fish, scorpion fish, leaf scorpion fish, wasp fish, rhinopias, mantis shrimps, cuttle fish, sepias, octopus, blue ring octopus, mimic octopus, solar nudibranch dan masih banyak lagi.

Perlu berhati-hati melakukan scuba diving di sini karena banyak penduduk yang suka memancing di dermaga ini.

[photo dikumpulkan dari berbagai sumber di internet and dipasang secara acak]

Tentang penulis, Angga

seorang multitalent dalam pembuatan website. Ia memulai karir digitalnya menggunakan PHP dan ahli dalam HTML, CSS, JavaScript dan MySQL. Dia berasal dari latar belakang agensi yang kuat dan suka menghabiskan waktu luang bersepeda dan menulis.