Gunung Agung dalam dalam level II – Waspada

Gunung Agung di Bali saat in memasuki level II (Waspada). Hal ini menyusul adanya aktifitas vulkanik di Gunung Agung yang telah tidur sejak 1964 silam. Bagi para traveler yang ingin traveling ke daerah Karangasem, kusus disekitar Gunung Agung harap selalu memantau keadaan terkini Gunung Agung.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi telah mengedarkan surat rekomendasi agar waspada terhadap aktifitas Gunung Agung. Berikut himbauan yang di kutip dari surat edaran;

  1. Masyarakat di sekitar G. Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas, tidak melakukan pendakian dan tidak berkemah di dalam area kawah G. Agung dan di seluruh area di dalam radius 3 km dari kawah puncak G. Agung atau pada elevasi 1500 m dari permukaan laut.
  2. Masyarakat di sekita G. Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan diharap untuk tetap tenang namun tetap menjaga kewaspadaan, tidak terpancing isu-isu tentang erupsi G. Agung yang tidak jelas sumbernya.
  3. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi terus berkoordinasi dengan BNPB, BPBD Provinsi Bali, BPBD Kabupaten Karangasem dalam memberikan informasi tentang kegiatan G. Agung.
  4. Masyarakat maupun BNPB, BPBD Provinsi Bali, BPBD Kabupaten Karangasem dan instansi terkait lainnya dapat memantau perkembangan tingkat aktifitas maupun rekomendasi G. Agung setiap saat memalui aplikasi MAGMA Indonesia yang dapat di akses melalui website https://magma.vsi.esdm.go.id/ atau melaui aplikasi Android MAGMA Indonesia yang dapat diunduh di Google Play.
Tampilan Magma Indonesia kondisi terakhir Gunung Agung level Waspada
Tampilan Magma Indonesia kondisi terakhir Gunung Agung level Waspada

Berdasarkan pantauan dari dari satelit Terra dan Aqua (NASA), sensor modis belum menditeksi adanya titik api di Gunung Agung yang menandakan belum adanya material magmatik signifikan yang keluar dari permukaan.

Citra satelit titik panas Gunung Agung level waspada 2017
Citra satelit titik panas Gunung Agung level waspada 2017

Apabila terjadi erupsi, (<– perhatikan Apabila) daerah bahaya yang secara langsung dapat terdampak antara lain lereng Tenggara dan Selatan Gunung Agung serta lereng utara di daerah Tulamben terutama di daerah aliran sungai Tukad Tulamben, Tukad Daya, Tukad Celagi yang berhulu di area bukaan kawah, Sungai Tukad Bumbung di Tenggara, Pati, Tukad Panglan, dan Tukad Jabah di Selatan G. Agung berpotensi terhadap bahaya aliran piroklastik dan lahar.

Ancaman bahaya secara langsung jika terjadi erupsi Gunung Agung
Ancaman bahaya secara langsung jika terjadi erupsi Gunung Agung

Untuk lebih lengkap dan detail silahkan baca edaran surat dalam bentuk pdf berikut Surat edaran status Gunung Agung level II (Waspada)